Senin, 04 November 2019

Klinik Akuntansi UKM dan Startup

Akuntansi adalah bahasa bisnis, demikian “wasiat” legenda investasi dunia Warrent Buffet kepada para investor di pasar modal. Tujuan “wasiat” tersebut adalah agar para investor mampu melakukan analisa fundamental dengan membaca laporan keuangan emiten selain mengamati grafik pergerakan sahamnya.
Pesan tersebut dapat diperluas maknanya untuk para entrepreneur startup yang berminat melantai di bursa saham. Para entrepreneur startup perlu sejak awal melakukan persiapan laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi.

Peran seorang entrepreneur pendiri atau pemilik startup sebagai pemimpin perusahaan sangat dominan dalam mengarahkan dan mendisiplinkan seluruh bagian demi terwujudnya laporan keuangan yang baik.

Sebagaimana laporan keuangan sejumlah emiten yang terdaftar di pasar modal, halaman pertama laporan auditor sebelum opini akuntan publik terdapat PERNYATAAN DIREKSI  yang isinya BERTANGGUNGJAWAB atas penyajian laporan keuangan. Amazon.com dan Alibaba.com menjadi contoh yang menarik dalam proses IPO keduanya di Wall Street. Amazon.com melakukan IPO Tahun 1997 atau 3 tahun sejak didirikan pada tahun 1994. 

Adapun Alibaba.com melakukan IPO tahun 2014 atau 14 tahun sejak didirikan pada tahun 2000. Yang menarik dari seorang Jeff Bezos pendiri Amazon.com adalah keseriusannya menjaga dan memelihara laporan keuangan.

Selain serius memelihara laporan keuangan, keseriusan dan semangat Jeff Bezos dalam melakukan berbagai inovasi bisnis tidak perlu diragukan.

Dalam memelihara laporan keuangan atau menjaga catatan-catatan bisnisnya dengan rapi, Amazon.com merekrut seorang akuntan profesional. Joy Covey nama seorang akuntan wanita yang direkrut Jeff  Bezos untuk mempersiapkan IPO Amazon.com.

Joy Covey dapat disebut aktor penting di balik layar Amazon.com sebelum dan setelah IPO dalam menjaga kesinambungan laporan keuangan sebagai bahasa bisnis untuk institusi Wall Street dengan sejumlah investornya di seluruh dunia.

Catatan : Laporan keuangan sebagai bahasa bisnis menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan cepat atau lambatnya proses IPO suatu perusahaan.



Akuntansi Untuk Startup

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) sebagai organisasi akuntan di Indonesia telah mengakomodir kebutuhan startup dalam menghasilkan laporan keuangan standard.

Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah sebagai SAK paling sederhana di antara SAK lainnya. Sejauh ini SAK di atas SAK EMKM yaitu:

  •  SAK ETAP untuk entitas besar tanpa akuntabilitas publik
  • SAK IFRS  untuk entitas besar dengan akuntablitas publik
 

Melalui SAK EMKM diharapkan sejumlah Startup melalui tahapan berjenjang dari standar paling sederhana untuk dapat  masuk ke SAK yang lebih kompleks.

SAK EMKM yang ringkas telah melalui prosedur penelaahan Dewan Standar Akuntansi Keuangan, sehingga keberadaannya sesuai dengan situasi dan kondisi ekonomi Indonesia khususnya sektor UMKM/ Startup.



Klinik Akuntansi Startup

Klinik Akuntansi Startup hadir untuk membantu emiten skala mikro, kecil dan menengah melakukan pencatatan sesuai SAK EMKM atau SAK ETAP untuk persiapan IPO Startup di Bursa Efek Indonesia.


Sejumlah layanan Klinik Akuntansi Startup antara lain :

  • Menyusun chart of account yang sesuai dengan karakter usaha startup dan SAK EMKM/ETAP. 
  • Menyusun SOP Keuangan dan Akuntansi sebagai petunjuk teknis Good Corporate Governance pelaksanaan SAK EMKM/ETAP. 
  • Pelatihan staf akuntansi/keuangan menyusun laporan keuangan sesuai SAK EMKM/ETAP.
  • Pelatihan pimpinan perusahaan startup dalam menetapkan kebijakan implementasi SAK EMKM/ETAP. 
  • Audit untuk menguji kualitas laporan keuangan dan Good Corporate Governance perusahaan startup.
 Demikian profile singkat Klinik Akuntansi Startup

Tidak ada komentar:

Posting Komentar