Akuntansi adalah bahasa bisnis, demikian “wasiat” legenda
investasi dunia Warrent Buffet kepada para investor di pasar modal. Tujuan “wasiat” tersebut adalah agar para investor mampu
melakukan analisa fundamental dengan membaca laporan keuangan emiten selain
mengamati grafik pergerakan sahamnya.
Pesan
tersebut dapat diperluas maknanya untuk para entrepreneur startup yang berminat
melantai di bursa saham. Para entrepreneur startup perlu sejak awal melakukan
persiapan laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi.
Peran seorang entrepreneur pendiri atau pemilik startup sebagai
pemimpin perusahaan sangat dominan dalam mengarahkan dan mendisiplinkan seluruh
bagian demi terwujudnya laporan keuangan yang baik.
Sebagaimana laporan keuangan sejumlah emiten yang
terdaftar di pasar modal, halaman pertama laporan auditor sebelum opini akuntan
publik terdapat PERNYATAAN DIREKSI yang
isinya BERTANGGUNGJAWAB atas penyajian laporan keuangan. Amazon.com dan Alibaba.com menjadi contoh yang menarik
dalam proses IPO keduanya di Wall Street. Amazon.com melakukan IPO Tahun 1997 atau 3 tahun sejak
didirikan pada tahun 1994.
Adapun Alibaba.com melakukan IPO tahun 2014 atau 14 tahun
sejak didirikan pada tahun 2000. Yang menarik dari seorang Jeff Bezos pendiri Amazon.com
adalah keseriusannya menjaga dan memelihara laporan keuangan.
Selain serius memelihara laporan keuangan, keseriusan dan
semangat Jeff Bezos dalam melakukan berbagai inovasi bisnis tidak perlu diragukan.
Dalam memelihara laporan keuangan atau menjaga
catatan-catatan bisnisnya dengan rapi, Amazon.com merekrut seorang akuntan
profesional. Joy Covey nama seorang akuntan wanita yang direkrut Jeff Bezos untuk mempersiapkan IPO Amazon.com.
Joy Covey dapat disebut aktor penting di balik layar
Amazon.com sebelum dan setelah IPO dalam menjaga kesinambungan laporan keuangan
sebagai bahasa bisnis untuk institusi Wall Street dengan sejumlah investornya
di seluruh dunia.
Catatan : Laporan keuangan
sebagai bahasa bisnis menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan cepat
atau lambatnya proses IPO suatu perusahaan.
Akuntansi Untuk Startup
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Institut Akuntan
Publik Indonesia (IAPI) sebagai organisasi akuntan di Indonesia telah mengakomodir
kebutuhan startup dalam menghasilkan laporan keuangan standard.
Standar
Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah sebagai SAK paling
sederhana di antara SAK lainnya. Sejauh ini SAK di atas SAK EMKM yaitu:
- SAK ETAP untuk entitas besar tanpa akuntabilitas publik
- SAK IFRS untuk entitas besar dengan akuntablitas publik
Melalui SAK EMKM diharapkan sejumlah Startup melalui
tahapan berjenjang dari standar paling sederhana untuk dapat masuk ke SAK yang lebih kompleks.
SAK EMKM yang ringkas telah melalui prosedur penelaahan
Dewan Standar Akuntansi Keuangan, sehingga keberadaannya sesuai dengan situasi
dan kondisi ekonomi Indonesia khususnya sektor UMKM/ Startup.
Klinik Akuntansi Startup
Klinik Akuntansi Startup hadir untuk membantu emiten
skala mikro, kecil dan menengah melakukan pencatatan sesuai SAK EMKM atau SAK
ETAP untuk persiapan IPO Startup di Bursa Efek Indonesia.
Sejumlah layanan Klinik Akuntansi Startup antara lain :
- Menyusun chart of account yang sesuai dengan karakter usaha startup dan SAK EMKM/ETAP.
- Menyusun SOP Keuangan dan Akuntansi sebagai petunjuk teknis Good Corporate Governance pelaksanaan SAK EMKM/ETAP.
- Pelatihan staf akuntansi/keuangan menyusun laporan keuangan sesuai SAK EMKM/ETAP.
- Pelatihan pimpinan perusahaan startup dalam menetapkan kebijakan implementasi SAK EMKM/ETAP.
- Audit untuk menguji kualitas laporan keuangan dan Good Corporate Governance perusahaan startup.
Demikian profile singkat Klinik Akuntansi Startup

Tidak ada komentar:
Posting Komentar